Bicara Bipolar

Aku kemarin belajar tentang bipolar. Nggak banyak, tapi ada beberapa yang perlu kucatat disini. Sudah sering kita dengar kasus artis-artis dalam dan luar negeri yang mengumumkan bahwa dia mengidap "bipolar". Orang awam pun akhirnya latah, alias melakukan diagnosa sendiri. Yaitu saat merasakan ciri-ciri yang digambarkan seseartis. Kemudian menyimpulkan ah saya kena bipolar juga. Jadi seperti … Lanjutkan membaca Bicara Bipolar

Distraksi Visual

Lama nge-blog aku mulai memahami ada tiga tipe pembaca. Pembaca yang pada dasarnya memang doyan baca, pembaca yang visual sukanya lihat gambar, dan pembaca yang terbelah-belah diantara keduanya. Contohnya aku, nih. Kalau melihat sebuah blog yang ada foto-foto bagus, biasanya aku gagal fokus untuk membaca tulisannya. Yang ada malah mengomentari foto (jadi nggak nyambung sama … Lanjutkan membaca Distraksi Visual

Freedom

Salah satu yang saya suka dari blog gratisan adalah..you have a complete freedom. 😄 Kalau berbayar kan kita ada kepikiran juga, eh sudah waktunya bayar domain atau hosting. Lalu ada pressure untuk harus posting kalau nggak kan sayang, ya. Lalu lanjutannya tentu ada keinginan untuk membuat blog jadi populer (nggak semua gitu, sih). Lanjut harus … Lanjutkan membaca Freedom

Nasib Rumah Mayamu di Masa Depan

Sesekali blogwalking saya melihat banyak "rumah-rumah" blog yang sudah seperti ditinggalkan penghuni. Biasanya banyak di blog gratisan, ya. Karena sampai platformnya sendiri mati tulisan mereka kan tetap abadi. Kalau blog berbayar, minimal yang pakai domain doang, kalau sudah tidak ditinggalkan kan fix tamad pula riwayatnya 😅 Nobody knows that you were there. Kecuali kalau blognya … Lanjutkan membaca Nasib Rumah Mayamu di Masa Depan

Majemuk VS Homogen

Gara-gara tulisan mas Rahul saya jadi ingat lagi pengin bahas tentang toleransi. Namun titik beratnya kepada pertanyaan....bagaimana mengatasi efek kurang baik kemajemukan? Apalagi di era gombalisasi eh globalisasi begini. Ceile..😇 Punya pengalaman pahit manis ada di lingkungan majemuk...yang membuat saya menikmati nyamannya jadi penonton Gara-gara doyan pindah-pindah saya lumayanlah mencicipi berbagai jenis lingkungan budaya dan … Lanjutkan membaca Majemuk VS Homogen

Mobile Blogger

Ya. Belakangan ini aku lebih banyak nulis di blog pakai henpon, alias mobile blogging. Resmilah daku menyandang gelar baru: mobile blogger 😆 Kalau pakai laptop loading wordpress editor suka hang dan OMG how I missed the classic editor yang simpel, rapi, dan minimalis. 🥺 But the show must go on, satu-satunya cara ada editor classic … Lanjutkan membaca Mobile Blogger

Daya Tarik Subdomain Baru WordPress

Mungkin ada yang sudah lihat nama domain baruku? Berbayarkah? No, ini gratis..tis.. Tapi kok nggak pakai akhiran wordpress. Jadi lebih mirip berbayar ya?😀 Ceritanya wordpress di tahun 2019 membuat gebrakan dengan mengenalkan subdomain baru yaitu .blog. Sayangnya sedikit sekali yang mengetahui. Padahal tujuan diadakannya alternatif baru ini untuk meningkatkan animo ngeblog bagi blogger-blogger baru (ataupun … Lanjutkan membaca Daya Tarik Subdomain Baru WordPress

Sharing Masalah Kejiwaan, Perlu?

Beberapa waktu lalu saya baca kasus peserta sebuah show bakat-bakatan yang bercerita tentang mental health issue yang pernah dilalui (bulimia). Sayangnya respon dari beberapa juri bagi penonton terdengar kurang empatik. Sehingga muncul berbagai kritikan terhadap mereka. Tidak lama berselang, seorang selebgram juga cerita bahwa dia pernah share tentang perjuangannya melawan mental health problem yang cukup … Lanjutkan membaca Sharing Masalah Kejiwaan, Perlu?

Titik Nol (2)

Tema kali ini..... Masih berjuang membiasakan diri dengan blog editor wordpress. Baru mau beres-beres link di pages ealadhalah, tiba-tiba menu admin untuk blog posts berubah baru juga, dong. 🤣 Padahal baru mau edit kategori sekalian, yang kalau nggak pakai menu admin lama, ya harus di edit satu persatu. Bujubuneng.. Merdeka, deh 😅 Kok, ya pas … Lanjutkan membaca Titik Nol (2)

Titik Nol

Bagaimana rasanya menulis di titik nol? Dalam konteks blogging, mungkin menulis di "rumah" yang baru dibangun...Well, rasanya.....fresh. Dan yang terpenting..... seperti sedang membangun monolog. Hahaha... Itu adalah beberapa catatan yang harus di tuntaskan bila suatu hari memutuskan untuk all out kembali ke gratisan. Sebagai contoh, saya masih berjuang untuk menemukan panel yang ada fitur <--more--> … Lanjutkan membaca Titik Nol